UJIAN AKHIR SEMESTER
1.
Judul
Artikel:
PENGAPLIKASI GIS UNTUK MEMPERSIAPKAN MANAJEMEN BENCANA
PERUBAHAN IKLIM DI CSONGRÁD COUNTY, HUNGARY.
Uraian :
Jumlah bencana alam yang terdaftar di
NatCatSERVICE terus meningkat terutama karena peristiwa yang berhubungan dengan
cuaca seperti badai dan banjir di CSONGRÁD COUNTY, HUNGARY. Oleh karena itu
adanya Sendai Framework yaitu sebuah kesepakatan bahwa negara memiliki peranan
penting dalam menanggulangi risiko bencana. Sendai Framework menggabungkan
suatu inovasi dan teknologi, bersama
dengan penelitian dan pengembangan jangka panjang, sehingga GIS sebagai suatu
teknologi diperlukan dalam mengatasi resiko bencana. Di bidang manajemen
bencana, geoinformatika mulai mendapatkan landasan sebagai alat / sistem
pendukung keputusan dalam 8-10 tahun terakhir. Pendekatan yang disajikan
dimaksudkan untuk mendukung bidang persiapan dan pencegahan juga sesuai dengan
persyaratan Kerangka Sendai untuk
menanggulangi bencana banjir di nagara tersebut. Model yang digunakan yaitu
dengan aplikasi GIS yaitu Geoinformatika sebagai alat yang kuat untuk persiapan
keputusan dan dukungan keputusan melayani persiapan untuk memecahkan masalah
yang timbul dalam bidang tugas perlindungan sipil. Dalam waktu dekat, CDDM
Csongrád bertekad untuk terus mendorong penggunaan solusi geoinformatika.
2.
Tahapan
analisis data geografis
a.
Pengorganisasian
data geografis
dari tahapan
ini berisi lapisan data yang terdiri dari jenis fitur dan jenis objek. jenis
fitur ini berupa titik, garis, poligo dll. sedangkan jenis objek berupa
geometric atau tematik misalnya jalan : jalur lapisan 1, Water : Line layer 2,
tanah : lapisan polygon 2 dll.
b.
Pemeliharaan
data spasial
dari tahapan
ini berisi 2 data yaitu format transformation dan geometric transformation. format
transformation yaitu file data yang harus diubah menjadi struktur data dan
format file yang digunakan secara internal oleh paket perangkat lunak SIG.
sedangkan geometric transformation yaitu lapisan data yang harus terdaftar ke
system koordinat umum.
c.
Pemeliharaan
atribut data
tahapan ini
berupa pengeditan atribut dan kueri atribut.pengeditan atribut data yang harus
dilakukan adalah mengisi daftar, menambah data, menghapus data,dll. sedangkan
kueri data yang harus dilakukan yaitu mengambil atribut yang sesuai dengan
kriteria.
d.
Analisis
terpadu data atribut dan keruangan
Analisis
Terpadu Data Atribut dan Keruangan dimana Kekuatan GIS terletak pada
kemampuannya untuk menganalisis data spasial dan atribut bersama-sama. SIG
dapat menyeleksi tanpa merubah data original (retrieval), mengklasifikasi data
menjadi data atribut, data spasial, overlay single layer atau multiple layer
(classification).
e.
Arithmatic
overlay
Arithmetic
Overlay menambahkan layer, multiplikasi, pada dua data layers menggunakan model
data vector,dll.
3.
Statistik
Spasial
a.
Dalam
statistic keruangan mempelajari tentang mengolah data dan mengatur pola data
pada suatu ruanagan
b.
Standar
deviasi spasial adalah salah satu nilai statistic yang digunakan untuk
menentukan bagaiamana persebaran data dalam suatu sampel dan seberapa dekat
elemen data dengan mean dari sampel tersebut.
c.
Skewness
koefisien korelasi adalah deeajat ketidaksimetrian suatu distribusi.
d.
Tpe
distribusi
Random yaitu
titik manapun
Uniform yaitu
e.
Statistik
centrographic adalah descriptor dasar untuk distribusi titik spasial dan
digunakan dalam konteks pembandingan untuk membandingkan suatu distribusi.
4. Model SIG
a.
Model Binary merupakan
model yang menggunakan pengharkatan biner yaitu 0 atau 1. Hasil yang diperoleh
dari permodelan biner cenderung bersifat mutlak. Pendekatan binary ialah
pendekatan yang menghasilkan peta hanya dua pilihan saja yaitu sesuai dan tidak
sesuai.
b.
Model
Ranking adalah model yang paling sederhana untuk pemberian nilai bobot.
Intinya setiap parameter akan disusun berdasarkan ranking. Penentuan
ranking bersifat subjektif, dan sangat dipengaruhi oleh persepsi pengambil
keputusan.
c.
Rating model
adalah rata-rata peta untuk rentang skala solusi yang lebih besar dari 1 hingga 9
untuk setiap kondisi.contoh 9 di lapisan
sl, 3 di SO, 3 di CO misalnya (9+3+3)/3=5
d.
Weighted
Rating Model adalah sebuah model dengan menggunakan skala yang konsisten dengan
lebih dari 2 negara bagian unutuk menandahi habitat, dalam hal ini menggunakan
rata-rata tertimbang. misalkan SL dianggap 5 kali lebih
penting daripada SO atau CO jadi satu sel mungkin 9*5 di lapisan SL, 3 di SO, 3 di
CO jadi ((9*5)+3+3)/3=17
5. Pengaplikasian GIS
Pengaplikasian di bidang kebencanaan yaitu menggunakan
aplikasi geoinformatika yang digunakan untuk Menandai titik wilayah yang
kemungkinan rawan bencana. Hal ini penting sebagai upaya pencegahan. seperti
pada Negara CSONGRÁD COUNTY, HUNGARY. yang terkena
bencana banjir sehingga pemerintah disana mempunyai ide untuk membuat teknologi
GIS untuk menanggulangi bencana.
Komentar
Posting Komentar